• Jensby Timm posted an update 4 years, 7 months ago

    Sariagri – Karantina Pertanian Gorontalo menghancurkan 14 ton daging ayam busuk tidak patut konsumsi dengan secara dibakar. Daging ayam asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur itu tidak penuhi prasyarat sanitasi produk hewan. Daging ayam yang dihilangkan itu dibawa ke Gorontalo lewat Dermaga Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.

    Fungsional Karantina Hewan Karantina Pertanian Gorontalo Nining Kasipu mengucapkan hasil dari kontrol fisik dijumpai terjadi proses pembusukan yang ditampakkan dengan warna daging sudah beralih dan pada situasi tak beku serta memiliki bau busuk.

    Berdasar pada info dari penanggung jawab container, container pada keadaan hancur maka dari itu udah sekian hari pada kondisi tak beku. Nining Kasipu yang kerjakan pemantauan bedah muat menjelaskan hasil penelusuran naskah dari wilayah asal betul, komplet dan resmi.

    Sewaktu diteruskan dengan pengecekan fisik kepada daging ayam beku dalam container tersegel, tercium berbau busuk begitu menusuk dari container dan kelihatan resapan darah ayam yang menetes.

    Setelah itu pengecekan dilaksanakan di dalam tempat perlakuan karantina hewan perusahaan pemilik wadah pembawa, bersama Sub Koordinator Karantina Hewan Karantina Pertanian Gorontalo drh. ayam bangkok Firman Kristianto Soemedi, Paramedik Karantina Hewan Sukiman Kimalaha serta M. Syarif Pakaya sebagai penanggung jawab pada aksi karantina.

    “Aksi pembasmian dilaksanakan lantaran container sudah di turunkan dari alat angkut. Sehabis dilaksanakan kontrol fisik dikenali kalau daging ayam itu udah mengenyam transisi karakter, fisik berbentuk pembusukan yang bisa berbahaya untuk kesehatan hewan dan manusia,” kata Nining.