• Daley Lorentsen posted an update 4 years, 8 months ago

    SariAgri – Hoby memiara ikan hias bukan cuma terjadi di model ikan air tawar seperti Koi, Arwana, Louhan serta Cupang. Bermacam macam ikan laut pun ternama di golongan kolektor ikan hias.

    Type ikan hias air tawar dan air laut punya kecocokan dalam menjaganya, yaitu memerlukan kolam atau aquarium yang bersih dari amonia dan air fresh.

    ikan hias kecil Penggemar ikan hias air laut yang pemilik merk Java Aquatic, Steven Ponto, memberikan teknik metode tepat biar ikan yang dipiara luput dari penyakit serta selalu fresh. Antara lain:

    • Melengkapi kolam atau aquarium dengan Filter air

    • Siapkan lampu privat buat menolong metabolisme ikan

    • Jumlah dan besar ikan harus menyelaraskan ukuran kolam atau aquarium

    • Buat arus bikinan, buat ikan berwatak penerjang arus atau petualang

    • Isi aquarium bersama air laut asli atau bikinan memakai formulasi teristimewa (formulasinya dipasarkan bebas serta ada nyaris di semua toko perlengkapan ikan hias)

    • Teragendakan mengecek tingkat oksigen air aquarium dengan alat khusus (tingkat oksigen air benar-benar memengaruhi ketahanan ikan)

    • Isi aquarium dengan pasir atau kerikil yang dimanfaatkan sebagai alat bakteri (kurangi amonia sisa kotoran ikan)

    • Saat sebelum masuk aquarium, ikan harus lintasi babak karantina

    • Dalam satu hari, ikan laut dapat makan 8 – 10 kali

    Menurut Ponto, sebelumnya beli ikan hias air laut yakinkan ke penjualnya kalau ikan itu udah lewat periode karantina.

    “banyak hama atau bakteri negatif yang melekat pada ikan laut yang anyar dipindah dari komunitas aslinya. Apabila tak diisolasi dan lewat babak pembersihan, ikan dapat sakit, mati dan mencemari ikan yang lain lebih dahulu ada di aquarium atau kolam” tutur Steven Ponto.

    Dibandingkan ikan hias air tawar, ikan hias air laut bisa lebih banyak makan dan bergerak. Dalam satu hari, ikan air laut dapat makan 8 sampai 10 kali.

    Ingin tahu lebih banyak perihal langkah tepat piara ikan hias air laut ? baca interviu Steven Ponto dalam program Nada Agri berikut :